Persyaratan Perubahan/ Penamabahan Anggota KK

Jika Terjadi Penambahan Anggota Keluarga (Kelahiran)

Jika akan mengganti kartu keluarga karena terjadinya penambahan anggota keluarga baru (kelahiran putra/putri), Anda harus mempersiapkan beberapa persyaratan, di antaranya:

1. Surat pengantar dari RT/RW.
2. Kartu kaluarga yang lama.
3. Surat keterangan kelahiran putra/putri Anda, yang akan menjadi anggota keluarga baru di dalam kartu keluarga.

Jika Terjadi Penambahan Karena Adanya Anggota Keluarga yang Menumpang

Hal seperti ini biasanya terjadi jika memiliki sanak keluarga yang tinggal bersama dengan Anda. Biasanya Anda harus mendaftarkannya menjadi anggota keluarga di dalam kartu keluarga dan membuatkannya KTP yang baru di alamat tinggal Anda (jika yang menumpang sudah memiliki KTP sebelumnya). Beberapa persyaratan yang harus dipersiapkan, di antaranya:

1.Surat pengantar dari RT/RW.
2. Kartu keluarga yang lama.
3. Surat keterangan pindah datang.
4. Surat keterangan datang dari luar negeri (bagi WNI yang datang dari luar negeri).
5. Paspor, izin tinggal tetap, dan surat keterangan catatan kepolisian/surat tanda lapor diri (bagi WNA).

Penggantian Karena Adanya Pengurangan Anggota Keluarga

Syarat yang harus dilengkapi dalam penggantian akibat adanya pengurangan anggota keluarga, yaitu:

1. Surat pengantar dari RT/RW.
2. Kartu keluarga yang lama.
3. Surat Keterangan Kematian (bagi yang meninggal dunia).
4. Surat Keterangan Pindah (bagi yang pindah)

Penggantian Kartu Keluarga Akibat Rusak atau Hilang

Kartu Keluarga Rusak

Jika berniat untuk mengganti kartu keluarga akibat adanya kerusakan atau kartu keluarga hilang, Anda harus melengkapi beberapa persyaratan, yaitu:

1. Surat pengantar dari RT/RW.
2. Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian.
3. Kartu Keluarga yang rusak (kasus KK yang rusak).
4. Fotokopi dokumen kependudukan dari salah satu anggota keluarga.
5. Dokumen keimigrasian bagi orang asing.

Proses pengisian formulir permohonan pembuatan kartu keluarga yang baru akan dilakukan di kantor desa setempat dengan membawa beberapa persyaratan dibutuhkan. Selanjutnya, Anda akan membawa formulir tersebut ke kantor kecamatan dan mengajukan proses penerbitan kartu keluarga yang baru di sana. Dan merujuk pada UU No. 24 Tahun 2013 Pasal 79A, pengurusan dan penerbitan dokumen pendudukan semisal kartu keluarga tidak dipungut biaya/gratis.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More